Nafsu Makan Yang Kembali

Posted on Jan 16, 2012 | 2 Comments

Hampir 2 minggu Oza kehilangan nafsu makan. Saya sudah bolak-balik liat menu di buku Sehat Makanan Alami Bayi andalan milik Pak Wied Harry. Coba masak ini itu setiap hari. Coba menu baru. Googling kesana-kemari baca pengalaman Ibu-ibu di milis. Hasilnya 3 sendok makan sudah bagus. Sisanya ditolak dan ia hanya mau makan buah seperti semangka dan apel. Itu pun saya sudah bersyukur. Yang ada, Schotel dan aneka percobaan makanan untuk Oza dimakan oleh si koki :D

Drama GTM (Gerakan Tutup Mulut) Oza ini cukup meresahkan juga. Meskipun sebenarnya masuk akal sekali, orang yang habis sakit nafsu makannya berantakan. Sampai suatu pagi, saya memasak sup kaldu jagung. Belum lagi supnya matang, tiba-tiba tukang bubur lewat. Saya tiba-tiba terpikir mencoba sesuatu. Untuk pertama kalinya saya membeli makanan luar untuk Oza. Ya, saya membeli setengah mangkuk bubur polos. Bubur Frengky yang setiap pagi lewat rumah saya, konon terkenal buburnya enak dan gurih.  Setelah saya interogasi, menurut si abang hanya menggunakan kaldu dan garam. Nah, masalahnya saya belum memberikan gula garam pada makanan Oza. Semuanya masih rasa dasar biar ia mengenal rasa dan tekstur makanan alami dulu. Tapi hari itu, adalah sebuah pengecualian.

Dan ketika saya memberikan bubur itu pada Oza, tarrraaa! Oza membuka mulutnya dengan lebar. Sendok pertama, kedua, ketiga dan ia mau lagi. Woow! Patah hati nih saya lihat dia mau makan bubur Frengky sementara masakan saya yang saya buat dengan putar otak itu selalu terbuang beberapa minggu ini. Bubur campur sup jagung, makin lahap! Si Mbak tertawa dan meledek Oza. “Bilang dong dari kemarin kalo De Oza mau bubur Frengky!”

Besoknya saya bikin bubur beras merah+sup daging cincang, nggak mau kalah sama bubur Frengky. Deg-degan dan sudah menyiapkan diri kalau-kalau sampai ditolak lagi. Tapi yakin seyakin-yakinnya kalau bubur ini lebih enak dari bubur Frengky. Perasaan deg-degan ini mungkin mirip dengan para peserta Master Chef yang masakannya mau dicicipi si juri (Halah!). Alhamdulillah.. kali ini Oza mau makan masakan saya.

Senangnya bukan main melihat nafsu makannya kembali. Menu sudah kembali normal, Oza sudah menyantap nasi kembali. Sudah 2 hari saya buatkan menu sup ikan gindara, ia makan dengan lahap bahkan nambah. Air jeruknya juga sudah dihabiskan kembali, jus strawberry, aneka sayuran dan buah-buahan lainnya sudah kembali dimakan dengan lahap. Lega rasanya melihat Oza udah kembali di kursi makannya. Meski minggu ini giliran saya yang kehilangan nafsu makan akibat flu yang berkepanjangan. Ah, tapi saya bisa dengan mudah menemukan makanan pengganti dan penggugah selera. Tinggal telpon si ayah setengah memaksa, dan sebungkus martabak telur & manis yang disodorkan didepan muka saya itu pun paling tidak bisa menggelitik lidah berdansa! :)

 

Mulai Mengunyah Lagi

 

Menyapa kucing lewat

I'm Full & Happy!

I need water!

Chit chat after lunch

Mom, I'm sleepy..

 

2 Comments

  1. mbak Hawin
    January 20, 2012

    Selamat ya dek oza, dan sukses untuk ibunya ha ha
    proses membesarkan anak selalu mengandung kecemasan, dan kebahagiaan.
    Repoooot, susaaah, tapi pekerjaan itu sangat dirindukan,
    maka kenapa kita harus penuh syukur ketika diberi amanah seorang anak, karena anak akan mendewasakan kita, menjadi ladang amal kita, dan yang jelas kita jadi punya panggilan mesra yang baru “ibu”,
    Yang harus hati hati adalah bahwa anak juga bisa menjadi cobaan yang paling berat buat kita to?
    Semoga sucses menjadi ibu ya mbak Ade

    Reply
    • adenita
      February 2, 2012

      Haha.. amiin..makasih budee.. kalo kangen sama pekerjaan ini, sini bude bantuin bundanya Oza aja .. *minta digetok :D

      Reply

Leave a Reply