Persiapan Autumn Fair #Cerita Dibalik Autumn Fair (3)

Posted on Sep 15, 2016 | No Comments
Persiapan Autumn Fair #Cerita Dibalik Autumn Fair (3)

Hari jelang Autumn Fair makin dekat. Jadwal kedatangan saya dan Nina beda satu hari. Nina sampai tanggal 2 September di Birmingham. Beda pesawat tapi satu tujuan. Meski sudah pernah ke sini sebelumnya, tapi tetap saja saya butuh waktu buat beradaptasi dengan suasana dan ritme yang ada. Edisi kedodolan saya dimulai, waktu mau jemput Nina pakai acara salah bis aja dong, beda satu angka si nomor bisa dan tujuannya beda, dhuar! Untung arahnya sama menuju Bandara. Di jalan saya sudah berdoa aja semoga  2 jam nunggu bikin si Nina nggak lumutan di Bandara *kecups sambil sodorin bunga =D

autumn8

Habis jemput Nina, kami langsung beli keperluan harian di toserba terdekat. Alhamdulillah di rumah mbak Jessti tempat kami menginap ada dapur jadi kami bisa masak. Belum lagi hari itu, kami disambut dengan masakan Indonesia ala keluarga mbak Jessti. Senang banget masih bisa makan nasi di sini, haha Ndeso!

3 September 2016

 Nah, hari itu jam 10.30 pagi kami ada briefing buat persiapan loading dan tata letak pameran bersama pihak KBRI. Kalau di Jakarta, biasanya edisi persiapan pameran di JCC atau mal-mal lainnya, kami dibantu tim yang andal. Ada tenaga para mimin dan nggak jarang kami suka merekrut tenaga tambahan buat angkut-angkut barang. Di sini? yag namanya tim isinya cuma berdua saja, saya dan Nina. Itu berarti kami akan melakukan semua persiapan termasuk harus siap mengangkut bersama susah dan duka beratnya koper sambil menyusuri jalan menuju halte bis dan stasiun kereta. Belum lagi kalau nyasar dan ada ketinggalan barang, yo weis ditanggung bersama pokoknya haha..

bham3

bham4

Nunggu Bis Beneran :D

Kami sempat belaja kebutuhan pemarn dulu, seperti gantungan dan bahan dekorasi. Llau di tengah jalan Nina baru sadar ada yang ketinggalan, banner buat dekorasi yang sudah dibawa dengan susah payah dari Jakarta. Kami berdua cengar-cengir sambil melirik jam, dan akhirnya memutuskan Nina yang kembali ke rumah dan saya meneruskan bawa si koper buat loading duluan ke tempat kami pameran di NEC. NEC itu salah satu tempat pemaran terbesar di Inggris, kira-kira luasnya 5 kali luas ruang pameran JCC. Emeno ada di booth KBRI Hall 5, 5L71. 1 Booth berukuran 3 x 4.5 meter harus dibagi dengan 4 tenant produk UKM Indonesia.

 

autumn22

autumn21

Briefing before the show

Briefing before the show

Pihak KBRI saat itu harusnya ada ibu Atase Perdagangan, Ibu Rita. Tapi karena beliau lagi naik haji jadi tugasnya diwakili oleh mas Atu dari bidang Eknomi. Lucunya, mas Atu ini adalah kakak ipar sahabat saya di Jakarta, Virdi. Virdi yang sebelum saya berangkat sibuk bantuin cari penginapan dan menghubungkan dengan banyak koneksinya di Birmingham dan London, dunia begitu terasa dekat deh, masya Allah!

Waktu lagi sibuk menata booth, tiba-tiba ada insiden, Nina terpeleset jatuh dari tangga akibat pijakan tangganya ternyata nggak rata. Wah, sempat deg-degan banget tapi saat itu pihak penyelenggara langsung mendatangkan safety officer, mengecek kondisi booth kami dan Nina langsung dibawa ke ruang medis. Sepertinya ada memar saat tangan Nina kesangkut tangga, syukurlah saat itu nggak ada yang serius yang mengharuskan Nina dibawa ke rumah sakit atau apa, kecuali diberikan sebutir pain killer.   Kalau sampai kenapa-kenapa, konon kita bisa menuntut pihak pameran dengan ganti rugi. Yang ada sore itu insiden Nina malah jadi bahan bercandaan, kita harus menuntut ganti rugi makan malam gratis, hahaha.. dudul ya kelihatan kere banget nih kami karena minta ganti ruginya cuma makan malam gratis, haha..

Chayo Nina, the show must go on!

autumn25

Nina di ruang medis

autumn26

Leave a Reply