Perjalanan Menuju Autumn Fair #Cerita dibalik Autumn Fair (2)

Posted on Sep 15, 2016 | No Comments
Perjalanan Menuju Autumn Fair #Cerita dibalik Autumn Fair (2)

Perjalanan menuju Autumn Fair dari Jakarta – Birmingham memakan waktu 21 jam! Ini semua akibat saya naik pesawat murah KLM dan harus transit 10 jam di Amsterdam. Bete? nggak! Saya menikmati sekali transit lama di sini. Bisa ke Holland itu impian jaman masih kuliah banget, hari itu akhirnya bisa menginjakkan kaki dan check in di Schipol, Amsterdam. Dalam angan-angan indah, selama transit 10 jam seru kali ya kalau bisa ketemuan sama teman-teman yang lagi kuliah dan tinggal di Rotterdam, sekedar ngopi-ngopi sekitar Bandara juga nggak apa-apa. Kenyataan hidup, nggak punya visa Schengen dan alhasil nggak bisa kemana-mana selain muter aja dalam bandara dan ngobrol via whats app call sama teman,  jauh dari bayangan sodara-sodara haha.. ! Tapi serius deh, check in di Schipol, Amsterdam dan menikmati suasana sore di sana, jalan-jalan ke gerai yang ada di bandara, bengong-bengong, numpang shalat Ashar dan makan dengan suasana obrolan Holland yang bikin telingan keriting, sudah cukup bikin senang *anaknya gampang bahagia =P

autumn1

autumn2

autumn9

autumn10

autumn5

Waktu lagi siap-siap mau boarding Amsterdam – Birmingham, tiba-tiba ada pesan dari mbak Jessti, tetangga saya yang sedang tinggal di bBirmingham itu akan menjemput saya di Bandara Birmingham. Waduh, belum sampai sudah dapat rezeki! Soalnya, semula memang saya ketika tiba nanti akan langsung naik Uber Taxi ke rumahnya. Alhamdulillah, dari hari ke hari banyak sekali kemudahan yang didapatkan. Oiya, jadi ceritanya saat sedang cari penginapan di Birmingham, tahu-tahu tetangga saya ini malah menawarkan agar saya dan Nina tinggal di rumahnya saja.  Semula saya nggak mau merepotkan tinggal di sana karena tahu bahwa pasangan suami istri ini sedang sibuk menyelesaikan disertasi yang tenggat waktunya di depan mata. Tapi ternyata tepat di saat saya dan Nina datang , keduanya sudah melewati masa deadline dan untuk merayakan hari besar dan menghabiskan waktu sisa yang ada sebelum pulang kampung, mereka sekeluarga akan liburan ke Denmark. Kami batal menginap di Air BnB, tuh kan dikasih rezeki mendadak lagi, Alhamdulillah :’) 

Jam 16.35 akhirnya saya sampai di Birmingham. Setelah urusan imigrasi dan bagasi kelar, saya langsung keluar bandara dan langsung diterpa sama udara sore yang sejuk. Angin Birmingham seperti menyambut dan menyapa saya dengan manis. Saya sempat memejamkan mata sebentar dan tersenyum, hello again Birmingham! Ada haru yang membuncah bisa menginjakkan kaki lagi di sini dalam waktu secepat ini. Buat saya setahun lalu itu tergolong cepat, karena sesungguhnya tahun lalu ketika saya ke UK, saya cuma berdoa supaya bisa diberi kesempatan ke sini lagi suatu hari nanti. Dan ternyata suatu hari itu adalah setahun kemudian, hari itu.. bagaimana hati ini nggak berhenti bersyukur, coba? :’)

Mbak Jessti dan mas Adhi katanya telat jemput karena ada urusan, lagi-lagi saya menikmati menunggu duduk di bangku luar bandara sambil pesan segelas coklat panas Costa. Segelas minuman hangat di Costa ini terasa istimewa, bukan karena enaknya, tapi buat saya. menyeruput minuman ini selain buat menghangatkan tubuh, rasanya saya seperti menyeruput nostalgia saat saya setahun lalu diperkenalkan minuman kedai kopi ini. Kedai kopi yang konon jadi kebanggaannya UK yang saingan beratnya Starbucks, karena orang lokal lebih memilih mendukung produk lokalnya, keren ya? =)

Glad to see you again, Birmingham! Make it September to Remember :)

 

autumn6

 

Leave a Reply